AAFI (Asosiasi yang Relevan) dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) baru-baru ini menyelenggarakan kunjungan kerja yang strategis untuk memperkuat dan memperluas jaringan standar profesi, khususnya di bidang keahlian forensik, audit, dan kepatuhan (compliance). Inisiatif ini merupakan langkah signifikan dalam upaya kedua organisasi untuk menciptakan kerangka kerja kualifikasi profesional yang diakui secara global dan seragam di antara negara-negara anggotanya. Pertemuan tersebut berfokus pada pembahasan harmonisasi kurikulum sertifikasi, pertukaran ahli, dan adopsi praktik terbaik internasional untuk memastikan bahwa profesional di wilayah tersebut memiliki kompetensi yang setara dengan rekan-rekan global mereka.
Kunjungan kerja ini, yang dihadiri oleh delegasi tingkat tinggi dari kedua belah pihak, menghasilkan kesepakatan awal untuk meningkatkan kerja sama dalam pengembangan materi pelatihan dan akreditasi lembaga pendidikan. Dr. Aisyah Rahman, Ketua AAFI, menekankan bahwa kolaborasi dengan OKI sangat penting untuk menjembatani kesenjangan dalam standar profesi di berbagai yurisdiksi, terutama yang menghadapi tantangan pembangunan ekonomi yang unik. Faisal Al-Jaber, perwakilan dari Sekretariat OKI, menambahkan bahwa penyeragaman standar akan mempermudah mobilitas profesional, mendorong investasi lintas batas, dan pada akhirnya, mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif di negara-negara anggota.
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah pembentukan gugus tugas bersama yang didedikasikan untuk mengkaji dan menyelaraskan Kode Etik Profesional dan Persyaratan Pendidikan Berkelanjutan (CPD). Tujuannya adalah untuk memastikan integritas dan kompetensi profesional yang berkelanjutan di sektor terkait, terutama dalam menghadapi isu-isu global seperti fraud dan cybercrime. Diharapkan melalui upaya ini, sertifikasi yang dikeluarkan oleh AAFI akan mendapatkan pengakuan yang lebih luas di negara-negara OKI, dan sebaliknya, program-program OKI akan mendapatkan kredibilitas internasional yang lebih tinggi. Pembahasan ini juga mencakup implementasi teknologi untuk memverifikasi kredensial secara aman dan efisien.
Kunjungan kerja ini dipandang sebagai tonggak penting dalam arsitektur profesi regional. Dengan menguatkan aliansi strategis ini, AAFI dan OKI tidak hanya meningkatkan kualitas tenaga kerja profesional di kawasan Asia dan negara-negara mayoritas Muslim, tetapi juga berkontribusi pada penciptaan pasar kerja yang lebih terintegrasi dan berdaya saing global. Tindak lanjut dari pertemuan ini dijadwalkan dalam konferensi regional kuartal berikutnya, di mana detail implementasi dari kesepakatan yang telah dicapai akan diselesaikan. Kolaborasi ini menandai komitmen bersama untuk mencapai keunggulan profesional.